PSG dan Man City Di Awasi Oleh UEFA Dalam Bursa Transfer

UEFA awasi PSG dan Man City – Pada bursa transfer musim panas 2017, UEFA awasi PSG dan Man City dalam melakukan persiapan untuk kompetisi musim 2017/18 mendatang. Tindakan UEFA awasi PSG dan Man City ini dipicu karena The Citizen sudah mengeluarkan dana sebesar 220 juta pounds setara Rp 3,9 triliun untuk mendapat 5 pemain muda. Sementara PSG berencana membawa Neymar JR, dengan mahar 222 juta Euro setara dengan Rp 3,5 triliun.

 PSG dan Man City Di Awasi Oleh UEFA dalam Bursa Transfer

5 pemain muda yang berhasil di bawa Manchester City, diantaranya Danila Luis da Silva dari Real Madrid, Ederson Moraes dari Benfica, Kyle Walker dari Tottenham Hotspur dan Benjamin Mendy dari AS Monaco. Sementara Paris Saint Germain, sejauh ini baru membelanjakan 16 juta Euro setara dengan Rp 250 miliar, dengan mendatangkan pemain Real Sociedad Yuri Barchiche.

 

Setelah PSG menjual 2 pemainnya, yaitu Youssouf Sabaly dan Jean-Kevin Augustin dengan total transfer sebesar 17 juta Euro. Maka raksasa Prancis ini masih memiliki keuntungan transfer, sebesar 1 juta Euro.

 

Mengingat bursa transfer masih berjalan, tetap UEFA awasi PSG dan Man City. Hal ini dikarenakan manajemen dari Paris Saint-Germain memiliki rencana untuk membawa Neymar JR ke Parc des Princes. Menurut berita yang telah beredar, PSG sudah mempersiapkan dana sebesar 222 juta Euro untuk membuat Barcelona melepas pemain berusia 25 tahun tersebut.

 

Berdasarkan catatan bursa transfer di atas, membuat UEFA awasi PSG dan Man City di bursa transfer 2017. Pasalnya The Citizens dapat berpeluang melanggar peraturan FFP (Financial Fair Play), hal ini bukan lagi menjadi yang pertama untuk Manchester City, mendapat pengawasan khusus dari UEFA di bursa transfer.

 

Selain itu,Paris Saint-Germain dan Manchester City, pernah mendapat sanksi dari UEFA karena telah melanggar peraturan FFP. Petinggi UEFA yang memantau berjalannya bursa transfer menjelang kompetisi 2017/18, Andrea Traverso juga mengawasi 2 club Serie A yaitu AS Roma dan Inter Milan.

 

PSG dan Man City harus patuh terhadap peraturan FFP, bahkan aturan ini berlaku untuk semua club yang ikut berpartisipasi dalam kompetisi di Eropa. Di dalam aturan itu dikatakan, setiap club tidak boleh mengalami kerugian dalam pembelian pemain. Kerugian yang masih bisa mendapat toleransi dari UEFA sebesar 26,8 juta pounds dalam 3 musim terakhir.

 

Manchester City pernah mendapat kasus FFP, dengan menjadi terdakwa sebagai pelanggaran terhadap aturan UEFA yang sudah ditetapkan pada tahun 2014. The Citizen mendapat hukuman, dengan mengurangi pemain yang ikut dalam kompetisi Champions League, dari 25 pemain hanya 21 pemain yang diperbolehkan ikut. Oleh karena itu tidak salah jika UEFA awasi PSG dan Man City di bursa transfer

Aurier Pemain Paling Di Incar Tottenham dan Inter Milan

goseawolves – Berdasarkan berita yang telah beredar di pencinta sepak bola, Luciano Spalletti sebagai pelati dari Inter Milan melakukan negosiasi lanjutan demi mendapat jasa dari pemain Paris Saint-Germain, Serge Aurier. Pemain mudah berbakat ini juga telah menjadi pemain incaran dari Tottenham Hotspur, oleh karena itu Tottenham dan Inter harus bersaing untuk mendapatkan pemain Serge Aurier.

 Aurier Pemain Paling Di Incar Tottenham dan Inter Milan

Selain itu, pemain yang masih berusia 24 tahun ini, juga menjadi pemain incaran dari beberapa club di Eropa seperti Juventus dari Serie A, Barcelona FC dari La Liga dan Manchester United dari Premier League, termasuk Tottenhan dan Inter incar Aurier. Menurut berita teraru, Aurier juga akan segera hengkang dari PSG, terlebih setelah Dani Alves bek Juventus datang ke Parc des Princes. Ini semakin diperkuat dalam tour pra musim Parsi Sanit-Germain ke Amerika Srikat, Serge Aurier tidak ada dalam rombongan.

 

Pemain team nasional Pantai Gading ini menyatakan, bahwa semua tawaran club elit Eropa yang sudah diberikan kepadanya telah di tolak seperti Barcelona, Juventus dan Manchester Uniter. Maka Serge Aurier menyisakan 2 club, yaitu Tottenham dan Inter incar Aurier.

 

Pada akhir musim 2016/17, Nerazzurri memang tidak masuk dalam daftar club elit di Eropa, hal ini sangat bertentangan dengan keinginan dari Serge Aurier. Walaupun begitu pihak manajemen masih percaya kepada Luciano Spalletti, bahwa dirinya bisa meyakinkan Aurier datang ke San Siro. Sementara menanggapi berita Tottenham dan Inter incar Aurier, pihak manajemen Paris Sain-Germain memberi harga 25 juta Euro, jika ingin mendapat jasa bek serbaguna ini.

 

Sedangkan harga yang ditawarkan oleh beberapa club eropa tersebut, masih di bawah patok harga yang diinginkan oleh pihak manajemen Paris Saint-Germain. Namun Inter Milan mendapat keuntungan dalam mendekat ke Serge Aurier, dengan bantuan agen pencari bakat mereka Vincenzo Morabito. Berdasarkan berita di media Morabito yang membantu Luciano Spalletti dan Nerazzurri, menjadi lebih dekat dengan Serge Aurier.

 

Unai Emery sebagai pelatih dari Paris Saint-Germain, dikabarkan telah tertarik dengan salah satu pemain winger dari Inter Milan, Joao Mario. Jika kita melihat Tottenham dan Inter incar Aurier, maka Nerazzuri memiliki kesempatan yang lebih besar. Inter Milan bisa mendapatkan Aurier dari PSG, dengan memasukkan nama Joao Mario, sebagai opsi pertukaran pemain dalam negosiasi kesepakatan.

 

Serge Aurier sebelum bergabung sebagai skuad utama PSG, dia bermain untuk Toulouse sampai musim panas 2014. Saat itu pemain belakang ini berstatus pinjaman, sampai akhirnya Emery memberi kontrak permanen untuknya. Semenjak bergabung di Paris Sain-Germain tercatat mendapat 75 kali starting Line-Up di beberapa pertandingan, dengan mencetak 5 goal di semua kompetisi.