post

Sambutan Hangat Al-Khelaifi Untuk Mbappe

Sambutan hangat dilayangkan oleh Al-khelaifi atas kedatangan Mbappe. Sambutan itu dirasa sangat pantas sebab Mbappe ikut bergabung bersama Les Parisien. Atas bergabungnya Mbappe ke Les Parisien diharapkan mampu mengudarakan kesuksesan PSG pada setiap musim. Sedangkan di sini, Mbappe menyatakan ingin bermain dengan Neymar, penyerang anyar yang handal.

 

Baca Juga : Sbobet Mobile – Kasus Penggelapan Pajak Ronaldo

 

Dibalik sambutan hangat Al-khelaifi kepada Mbappe, Al-khelaifi menyimpan rasa senang luar biasa dan harapan kepada Mbappe. Sepreti pernyataan Al-khelaifi sendiri, bahwa dia sangat senang dengan gabungnya Mbappe ke PSG. Dengan bergabungnya pemain tersebut diharapkan PSG meraih kesuksesan lebih banyak lagi. Bergabungnya Mbappe diharapkan membawa dampak yang baik untuk Al-khelaifi.

 

Awal mula bergabungnya Mbappe sebenarnya menjadi spekulasi banyak pihak. Akankah Mbappe benar-benar mengakhiri perjuangannya bersama AS Monaco dan berpindah kepada PSG? Meskipun belum muncul jawaban yang benar, namun sekarang jawaban sebenarnya telah ditemukan. Dengan bukti kesungguhan Mbappe bergabung dengan PSG dan rela meninggalkan klubnya dulu.

 

Disini pernyataan yang tidak kalah mengejutkan adalah saat PSG mengumumkan bahwa, Mbappe akan digaet melalui status pinjaman dalam waktu satu musim, sampai  tanggal 0 Juni 2018. Kesepakatan disanggupi dengan opsi, pembelian dilakukan secara permanen. Andaikan diaktifkan, artinya mengikat Mbappe sampai kontrak 30 Juni 2022.

 

Penyebutan pada media-media tidak secara rinci. Namun kabar yang beredar menyebutkan PSG rela mengeluarkan dana mencapai 180 juta euro demi bergabungnya Mbappe. Penghargaan tersebut sebenarnya sebanding dengan prestasi Mbappe, yang bermain apik pada bursa transfer musim panas tahun ini. Mbappe pemain ini masih dikenal amat muda, masih berusia 18 tahun.Pemain muda ini juga dikaitkan bersama klub besar Eropa, salah satu klub Real Madrid.

 

Dengan sambutan hangat Al-khelaifi terhadap Mbappe membuat PSG menjadi perhatian publik pada transfer musim tahun ini. Sebelumnya klub ini menjadi jendela perhatian karena membawa Neymar dari Barcelona. Meskipun mengantongi perhatian dunia yang luar biasa ternyata PSG juga mendapat kecaman keras.

 

Dari semua sambutan hangat Al-khelaifi tidak membuat semua dunia senang. Presiden La Liga berkali-kali melayangkan ancaman kepada PSG, Jevier Tebas sangat tidak suka atas PSG yang berani menggondol satu pemain bari Barcelona, Neymar. Ancaman terbesar dari Tebas adalah ingin membawa PSG ke meja pengadilan di seluruh Eropa. Namun ancaman tersebut sampai sekarang belum terlaksana.

 

Sambutan hangat Al-khelaifi mengundang kontroversi yang luar biasa, karena sebelumnya Neymar dari Barcelona juga digondol oleh PSG. Ancaman Tebas tidak hanya sampai disitu, Tebas terus menyuarakan agar PSG dihukum oleh UEFA dan Manchester City yang dianggap mengkoyakan pasar sepakbola. Perlakuan Tebas seperti itu membuat Prancis semakin geram, sehingga Ligue 1 mengunyah keras ucapan Tebas itu.

 

Ligue 1 mengeluarkan pernyataan yang mengejutkan untuk Tebas. Inti dari penyataan tersebut, Ligue 1 mengingatkan kekuatan dan aturan-aturan hanya bisa dibuat oleh UEFA. Disini yang menentukan patuh maupun tidak terhadap FFP juga UEFA. Kelakuan Tebas sedemian itu dikarenakan rasa panik Tebas karena tim seunggul Barca sekarang tak kebal dari kekuatan uang tim kaya lainnya.